Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label NUSANTARA

Free Download Kitab-Kitab Ulama Nusantara

KH. Hasyim Asy'ari PDF FREE DOWNLOAD Koleksi Kitab-kitab Ulama Haramain dan Nusantara KH. Hasyim Asy’ari: Pengabdian Seorang Kyai untuk Negeri Siyar wa Tarajim Imta’u Fudlala Nastr al-Jawahir al-A’lam Zirikli Rihlah Ibnu Batutah Faidl Malik Wahhab A’lam al-Makkiyin dan puluhan kitab lainnya UNDUHFILE-NYA DI SINI

#3 Inti Ajaran Ponokawan Semar

Oleh Dr. Fahruddin Faiz Ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu siapa tokoh ini. Nama panjangnya adalah Dang Hyang Semar . Pemaknaan dari nama tersebut adalah sebagai berikut: Dang adalah gelar untuk memuliakan dewa atau leluhur. Dang juga sekata dengan Sang-, Ra-, menjadi kata Sanghyang atau Rahyang. Kata ke dua adalah Hyang , ini memiliki makna spiritualitas. Searti kata dengan kata Kahyangan, Parahyangan, Di Hyang atau biasa diucapkan Dieng, dan juga Sembahyang. Ada juga sebutan untuk Semar ialah Resi Agastya, ada juga disebut dengan Ponokawan Semar. Pono artinya adalah memiliki visi yang jernih. Filosofi nama Semar adalah Samar, Maya dan Ismaya. Nama ini adalah sebuah deskripsi sikap dan karakter orang Jawa. Semar atau samar adalah ketiadaan, maksudnya bahwa di dunia ini siapa saja yang menyelami alam kesamaran, menyelami ke alam maya dalam arti transendental maka ia akan menemui alam kesejatian. Jadi, semar adalah bukan manusia biasa, ia adalah manusia langit yang...

Manunggaling Kawula-Gusti Syekh Siti Jenar

Profil Syekh Siti Jenar San Ali/ Hasan Ali Anshar; Syekh ‘Abdul Jalil (diperoleh di Malaka, setelah menjadi ulama penyebar Islam di sana); Syekh Jabaranta (dikenal di Palembang, Sumatera dan daratan Malaka); Prabu Satmata (Gusti yang nampak oleh mata; nama yang diperkenalkan kepada murid dan pengikutnya); Syekh Lemah Abang atau Lemah Bang (diberikan masyarakat Lemah Abang, suatu komunitas dan kampung model yg dipelopori Syekh Siti Jenar); Syekh Siti Jenar (nama filosofis yg mengambarkan ajarannya tentang sangkan-paran, bahwa manusia secara biologis hanya diciptakan dari sekedar tanah merah dan selebihnya adalah roh Allah; juga nama yang dilekatkan oleh Sunan Bonang ketika memperkenalkannya kepada Dewan Wali, pada kehadirannya di Jawa Tengah/Demak); Syekh Nurjati atau Pangran Panjunan atau Sunan Sasmita (nama dalam Babad Cirebon); Syekh Siti Bang, Syekh Siti Brit; Syekh Siti Luhung (diberikan masyarakat Jawa Tengahan); Sunan Kajenar (dalam sastra Islam-Jawa versi Suraka...

7 Jenis Tapa Sunan Kalijaga

Sunan Kalijaga atau Kanjeng Susuhunan Kalijaga, nama aslinya adalah Raden Said yang lahir di tahum 1450 M, yang juga merupakan Walisongo di Nusantara. dalam perjalanan hidup mencapai puncak keilmuannya Sunan Kalijaga melakukan pertapaan yang konon dilakukan di Tepi Sungai karena taat atas perintah gurunya Sunan Bonang. dalam pertapaan selanjutnya, Sunan Kalijaga mengajarkan kepada murid-muridnya untuk menjalani hidup di dunia ini. Berikut adalah 7 Jenis pertapaan Sunan Kalijaga: Badan. Tapanya berlaku sopan santun, zakatnya gembar berbuat kebijakan Hati atau Budi tapanya rela dan sabar, zakatnya bersih dari prasangka buruk Nafsu Tapanya berhati ikhlas, zakatnya tabah menjalani cobaan dalam sengsara dan mudah mengampuni kesalahan orang lain. Nyawa atau Roh Tapanya berlaku jujur, zakatnya tidak mengganggu orang lain dan tidak mencela. Rahsa Tapanya berlaku utama, zakatnya suka diam dan menyesali kesalahan atau bertaubat Cahaya atau Nur Ta...

Tiga Macam Sholat Orang Jawa

TIGA MACAM SEMBAHYANGNYA ATAU SHALAT ORANG JAWA Oleh Fahruddin Faiz SHALAT SYARI’AT (SEMBAH RAGA) –    Bukti ketundukan kepada Allah –    Dilakukan berdasarkan gerak ragawi –    Syarat: kesucian ragawi dengan sarana air –    Manifestasi: Penghambaan, Ketundukan, kepatuhan, kebersamaan, harmoni diri dan sesama SHALAT TAREK/TAREKAT (SEMBAH CIPTA ) –    Cara bersucinya memerangi hawa nafsu –    Manifestasinya: penghayatan makna shalat yang dikerjakan, bukan keabsolutan tata-cara pelaksanaannya. Diawali dari shalat syari’at, dipahami artinya, dihayati maknanya lalu diwujudkan dalam kehidupan wahari-hari. Misalnya: sudahkah kandungan Al-Fatihah kita jalankan dalam kehidupan kita? Sudahkah hidup, shalat dan ibadah kita hanya demi Allah semata? Dan lain sebagainya. –    Hasilnya: Tahna ‘an al-Fakhsya’ wal Munkar SHALAT HAKEKAT/DA’IM (SEMBAH RASA) –    Cara bersuciny...

Tiga Pilar Metafisik Ajaran Jawa

TIGA PILAR METAFISIK AJARAN JAWA Oleh Fahruddin Faiz PILAR AJARAN 1: MANUNGGALING KAWULA-GUSTI •           MODE MISTIK: SETARA ITTIHAD, HULUL, WAHDAT-AL WUJUD, FANA’-BAQA’ Hanya kelompok khusus yang memahami ini, seperti Syekh St. Jenar. •           MODE KESALEHAN : hamba yang ikhlas dan rida melakukan semua perintahnya dan menjauhi larangan-Nya. (Kehendak Gusti adalah kehendak hamba) . •           MODE KEPEMIMPINAN: Abdi yang mempersembahkan kepatuhan dan kesetiaan, Pemimpin yang mempersembahkan kesejahteraan dan kemaslahatan bersama, lalu bersama mewujudkan visi yang diidealkan. PILAR AJARAN 2: SANGKAN PARANING DUMADI •           SETARA “INNA-LILLAHI WA INNA ILAIHI RAJI’UN” •           Keberadaan manusia merupakan hasil dari ciptaa...